Selasa, 23 Februari 2016

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Cloud

Kelebihan Dan Kekurangan Menggunakan Cloud

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing sistem juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing" Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Cloud computing sistem pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport  business process. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yangdi dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud ).
Gambaran Layanan Cloud Computing

KEUNGGULAN CLOUD COMPUTING SISTEM
Uraian mengenai keuntungan (sisi potensial) yang didapat dalam penggunaan Cloud Computing. Namun, secara spesifik, merujuk kepada (Thia, 2008) keuntungan Cloud Computing antara lain:
(1) Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
(2) Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
 (3) Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
(4) Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet,
(5) Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat
KEKURANGAN CLOUD COMPUTING
Merujuk kepada (Robbins, 2009), resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing ini antara lain:
(1) service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
(2) privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
(3) compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
(4) data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
(5) data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing.

Beberapa pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah:
- Ketidakpastian kemampuan penegakan kebijakan keamanan pada provider
- Kurang memadainya pelatihan dan audit TI
- Patut dipertanyakan kendali akses istimewa pada situs provider
- Ketidakpastian kemampuan untuk memulihkan data
- Kedekatan data pelanggan lain sehingga kemungkinan tertukar
- Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator
- Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider
- Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap peraturan.

Penyedia Cloud Computing

Penyedia Cloud Computing


Pada saat ini perkembangan teknologi informasi benar- benar berkembang pesat. Terlebih lagi dunia internet yang memudahkan segala urusan menjadi lebih mudah dan informasi lebih cepat didapat. Mungkin bagi sebagian orang merasa asing dengan komputasi awan atau cloud computing, komputasi awan merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer dalam suatu jaringan dengan mengembangkan internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi dari komputer- komputer yang tekoneksi dengan jaringan internet sebagai pusat server. dengan membaca definisinya adapula yang masih bingung sebenarnya apa itu komputasi awan, sebenarnya komputasi awan ini erat hubungannya dengan aktivitas masyarakat saat ini yang tidak bisa lepas dari internet. Sistem cloud computing dikenal dengan sistem yang mendunia yang dapat membantu perusahaan atau sebuah organisasi dalam efisiensi penyimpanan data. kualitas vendor akan layanan cloud computing, ketersediaan internet yang dibutuhkan, dan masalah keamanan dan privasi seperti rentannya peretas atau hacker menjadi faktor- faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan penyedia layanan cloud computing di Indonesia.
Jiika saat ini anda sedang mencari perusahaan atau vendor atau provider sebagai salah satu solusi penyimpanan data dengan teknologi cloud computing, berikut ini beberapa perusahaan penyedia layanan cloud computing di Indonesia atau biasa di sebut LaaS disebut cloud computin laaS karena mereka menawarkan infrastruktur data pusat. Tentu saja beberapa vendor tidak hanya sekedar menawarkan infrastruktur saja, namun ada juga yang menawarkan platform yang sudah siat pakai. Komputasi awan merupakan perwujudan dari demokratisasi teknologi, dimana teknologi sekarang terjangkau untuk siapapn, karena layanan komputasi awan tersedia mulai dari yang gratis sampai pada yang berbayar. Meskipun komputasi awan memiliki banyak sekali manfaat atau kelebihan namun bukan berarti layanan komputasi merupakan solusi untuk semua masalah IT, tetapi merupakan satu komponen dari satu solusi IT yang lengkap, yang biasanya merupakan gabungan dari layanan awan ditambah dengan aplikasi yang terpasang di server milik sendiri. Untuk lebih mengenal komputasi awan, ada beberapa jenis komputasi awan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan perusahaan anda, berikut jelasnya :
  1. Komputasi awan gratis untuk konsumer seperti layanan email, chating, jejaring sosial dan sebagainya yang tersedia di internet.
  2. Komputasi awan berbayar untuk publik, misalnya layanan seperti office 365 yang berbayar sesuai dengan kebutuhan.
  3. Komputasi awan privat, contohnya layanan intranet di dalam satu perusahaan induk besar untu melayanai anak- anak atau kantor cabang perusahaan.
Layanan komputasi awan bukan lah solusi segala permasalahan IT. Hal terbaik untuk memanfaatkan keunggulan komputasi awan adalah dengan menggabungkannnya dengan aplikasi di sisi klien dan juga server milik sendiri (jika ada). Dengan demikian kita akan mendapatkan banyak keuntungan dari semua fasilitas yang tersedia, misalnya kemamppuan sisi klien untuk melakukan proses lokal sangat diperlukan padda saat sambungan internet terputus. Dan kemampuan server milik sendiri juga menjadi sangat penting jika terjadi masalah bottleneck pada jaringan internet, dengan menggabungkan semua solusi yang ada, kita bisa selalu terhubung pada fasilitas komputasi meski kita sendang berada ditengah laut, ataupun didalam pesawat tanpa sambungan internet. Dengan begitu kita terhubung melalui internet maka kemampuan client juga diperlukan untuk segera melakukan sinkronisasi dengan layanan komputasi awan.

Apa itu cloud Computing




Cloud Computing? pasti banyak dari para pembaca yang sudah sering dengar kata tersebut, atau jika belum pernah dengar, mungkin pernah dengar istilah dalam bahasa Indonesia-nya, yaitu “Komputasi Awan”. Ada banyak sudut pandang untuk menjelaskan apa itu Cloud Computing, Wikipedia sendiri menjelaskan Cloud Computing seperti DISINI. Mungkin bagi orang awam, ketika baca penjelasan tersebut masih belum jelas. Untuk itu, saya akan coba menjelaskan-nya dengan bahasa yang lebih mudah dengan analogi dibawah ini.
Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu mendirikan infrastruktur pembangkit listrik sendiri kan? yang perlu kita lakukan adalah mendaftar ke PLN, dan kita tinggal bayar biaya listrik berdasarkan jumlah penggunaan kita tiap bulan. Saat kita butuh daya tambahan karena suatu tujuan khusus (misal-nya kita ada acara nikahan), kita tinggal bilang ke PLN untuk tambah daya, dan suatu saat nanti ketika ingin turun daya lagi, kita tinggal bilang juga ke PLN. Bisa dikatakan penambahan daya listrik ini sifat-nya ELASTIS dan (harus-nya) bisa dilakukan segera.
Ketika memakai layanan listrik dari PLN, kita tidak perlu pusing untuk memikirkan bagaimana PLN memenuhi kebutuhan listrik kita, bagaimana ketika mereka ada kerusakan alat, bagaimana proses perawatan alat-alat tersebut, dsb. Inti-nya kita cukup tahu bahwa kita bisa menikmati listrik dan berkewajiban membayar biaya tersebut tiap bulan, sedangkan PLN sendiri berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kita berdasarkan level layanan mereka.
Nah, analogi PLN diatas, adalah sedikit gambaran Cloud Computing, dimana Cloud Computing ini bertugas untuk memberikan layanan dan kita adalah user/pemakai dari layanan tersebut. Kita tidak perlu pusing memikirkan bagaimana mereka (penyedia layananan Cloud Computing) menyedikan layanan tersebut, yang penting mereka bisa memberikan standar layanan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Untuk biaya layanan kita tinggal bayar berdasarkan pemakaian. Saat kita butuh tambahan layanan, kita bisa meminta segera penambahan layanan tersebut, dan juga sebalik-nya (ELASTIS).
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:
  1. Software as a Service (SaaS)
  2. Platform as a Service (PaaS)
  3. Infrastructure as a Service (IaaS)
Dibawah ini kita bahas, masing-masing jenis layanan diatas:
  • Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain.  Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud, dsb.
  • Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya. Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS. Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari “rumah” untuk aplikasi yang kita buat.
  • Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), TelkomCloud, BizNetCloud, dsb. Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage dsb dengan segera.

Media penyimpanan data

Media Penyimpanan data, nah kali ini saya akan membahas tentang apa itu media penyimpanan, saya akan membahas satu-persatu mulai dari Pengertian, Katagori, Jenis, dan terakhir adalah perbedaannya.

Saya juga akan menjelaskan sedikit apa itu media Penyimpanan Magnetik, Optical, dan Awan (Cloud Storage) dari pengertian produk hingga keuntungan dan kelebihanya.

Media Penyimpanan Data adalah alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.

 Media Penyimpanan Komputer tersebut mempunyai berbagai macam media nya, tetapi dalam komputer alat penyimpanan komputer tersebut hanya mempunyai 3 kategori media penyimpanan data saja yaitu sebagai berikut :

  1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
  2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)
  3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Berikut penjelasan dari tiap - tiap kategori dan macam - macam media penyimpanan data :

1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)

    Menurut Wikipedia, Magnetik Disk merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Berikut macam - macam produk dari magnetik disk komputer yang sering kita jumpai :

  • Floppy Disk (Disket) : Media penyimpan data magnetik disk terbungkus oleh plastic protektif tipis dan keras.
  • Harddisk : Media utama penyimpan berbagai data dan program komputer. Harddisk mampu menampung data dalam jumlah yang sangat besar dengan kecepatan akses yang tinggi. Hardisk bersifat non-volatile.
  • Harddisk Eksternal : Media penyimpanan seperti halnya Flashdisk yang menggunakan media penghubung USB Ukurannya lebih tipis dari hardisk Komputer, kapasitasnya sama besarnya kaya harddisk internal yang bisa dipakai dimana aja baik komputer ataupun laptop. tinggal colok kaya Flashdisk
  • Flashdisk : Media penyimpan data dengan kapasitas penyimpan cukup besar, Flash disk  dihubungan pada komputer melalui  USB (Universal Serial Bus), akses datanya lebih cepat daripada CD/DVD.
  • MMC (Memory Card) : Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video gam console
  • Zip Drive : media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB

2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)

    Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah. berikut produk - produk atau macam - macam jenis optical disk :
  • CD : Compact Disk, Suatu disk yang tidak dapat dihapus yang menyimpan informasi audio yang telah di digitasi. System standar menggunakan disk 12 cm yang dapat merekam lebih dari 60 menit waktu putar tanpa terhenti.
  • CD-ROM : Compact Disk Read-Only Memori, Disk yang tidak dapat dihapus untuk menyimpan data computer. System standar menggunakan disk 12 cm yang dapat menampung lebih dari 500 Mbyte.
  • CD-R : Compact Disk Recordables, Merupakan CD untuk pengguna khusus biasanya untuk master CD dan photo CD, Lapisan reflektif terbuat dari emas sehingga berwarna kuning. Kapasitas sama dengan CD lainnya.
  • CD-RW : Digital Vidio Rewritables, Merupakan generasi CD yang dapat ditulis berulang kali namun belum popular saat ini karena masih relative mahal.
  • DVD  : Digital Vesatile Disk, Salah satu jenis CD yang memiliki pita data lebih kecil, spiral data yang lebih rapat sehingga kapasitasnya sangat besar bisa mencapai 4,7GB untuk sisi tunggal dan berlapis tunggal laser optis yang digunakan adalah laser merah yang dapat berukuran lebih kecil dari CD biasa kualitas yang dihasilkan juga lebih baik dari CD model lain.

3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)

     Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun cloud storage.
 
layanan Cloud

sumber Pelayanan Cloud : http://bisakomputer.com/7-layanan-cloud-storage-gratis/

iCloud


iCloud merupakan layanan komputasi awan untuk penyimpanan data yang ekslusif untuk iDevice atau produk-produk Apple seperti: iMac, Macbook, iPad, iPhone dan iPod Touch. Kemudahan integrasi dan sinkronisasi secara otomatis data-data seperti: Apps, iTunes, Photo Stream, Documents, iBooks, Contact, Mails dan lain-lain untuk seluruh iDevice Apple menjadi fitur yang diunggulkan di iCloud. Cukup dengan memasukkan Apple id diseluruh perangkat iDevice maka data-data di satu produk iDevice bisa diakses pada iDevice lainnya. Layanan iCloud bisa digunakan minimal pada seluruh iDevice dengan OSX lion 1.7.2 dan iOS 5 keatas.
Walaupun layanan iCloud sudah dibuka untuk umum, hingga saat ini hanya di platform Windows yang disediakan. Untuk menggunakan iCloud di Windows, membutuhkan OS Windows Vista Service Pack 2 atau Windows Seven. Untuk langkah-langkah settingnya di Windows bisa dilihat disini.
Platform yang didukung: Mac, iOS, Windows, Web.
Kapasitas data gratis: 5 GB.
Harga untuk tambahan kapasitas data: +10 GB ($20 / tahun) , +20 GB ($40 / tahun) dan +50 GB ($100 / tahun).
Fitur utama: sinkronisasi data secara otomatis dan real-time di seluruh perangkat iDevice.

Dropbox


Dropbox bisa dikatakan sebagai pionir layanan komputasi awan yang revolusioner. Didirikan pada tahun 2007 oleh Drew Houston dan Arash Ferdowsi, kini Dropbox sudah melayani lebih dari 50 juta pengguna dan menjadi pemain utama dalam layanan komputasi awan. Dengan salah satu fitur magisnya yaitu: sinkronisasi data secara otomatis melalui folder khusus Dropbox di desktop (Desktop Sync Clients).
Fitur Dropbox yang sangat berguna lainnya seperti: kemudahan berbagi folder data dengan orang lain dan fitur push download secara otomatis cukup dengan klik link download tanpa harus masuk ke laman situs. Dropbox memberikan kapasitas data gratis hanya sebesar 2 GB yang bisa di upgrade hingga 18 GB melalui program link referensi (referral link) kepada teman-teman anda.
Platform yang didukung: Windows, Mac, Linux, Android, iOS, Blackberry, Web.
Kapasitas data gratis: 2 GB (upgrade hingga 18 GB).
Harga untuk tambahan kapasitas data: +50 GB ($9.99 / bulan atau $99.00 / tahun), +100 GB ($19.99 / bulan atau $199 / tahun).
Fitur utama: sinkronisasi data melalui folder lokal dropbox di desktop dan kemudahan berbagi folder dengan orang lain.

Google Drive


Penantang terbesar dari Dropbox di layanan komputasi awan adalah salah satu raja bisnis online yaitu Google. Google sangat serius untuk menandingi Dropbox, melalui layanan terbarunya yaitu Google Drive. GDrive (baca: Google Drive) merupakan evolusi dari Google Docs, yang kini melalui GDrive seluruh pengguna bisa berbagi jenis data apa saja tidak dibatasi hanya file dokumen lagi.
Dengan fitur unggulan yang sama seperti Dropbox, yaitu sinkronisasi data melalui folder khusus di dalam desktop atau lebih dikenal dengan Desktop Sync Clients. GDrive memberikan kapasitas gratis sebesar 5 GB dan tentunya fitur-fitur yang terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti: Gmail, G+ dan Google Search. Fitur yang bisa digaris bawahi dari GDrive adalah API’s untuk para Developer. Hingga kini GDrive telah terhubung dengan puluhan aplikasi pihak ketiga yang bisa dilihat disini.
Platform yang didukung: Windows, Mac, Android, Web, iOS (segera), Linux (segera).
Kapasitas data gratis: 5 GB.
Harga untuk tambahan kapasitas data: +25 GB ($2.49 / bulan) dan +100 GB ($4.99 / bulan).
Fitur utama: aplikasi editor via web khusus untuk data-data berupa dokumen (Docs, Excel dan Powerpoint) dan terintegrasi dengan puluhan aplikasi pihak ketiga.

Microsoft SkyDrive


Microsoft juga tidak mau kalah untuk ikut bertarung di arena layanan komputasi awan. Microsoft menghadirkan SkyDrive yang dirilis hampir bersamaan saat Google memperkenalkan GDrive. Meniru fitur seperti Dropbox, yaitu Desktop Sync Clients, SkyDrive juga menghadirkan fitur editor via web untuk file-file dokumen (Docs, Excel, Powerpoint dan OneNote).
Microsoft SkyDrive tidak hanya dikembangkan didalam platform Windows dan WindowsMobile saja tetapi juga mendukung platform OSX dan iOS. Kabar terbaru untuk pengembangan SkyDrive, Microsoft sudah mengintegrasikan SkyDrive ke dalam OS terbaru Windows yaitu Windows 8.
Platform yang didukung: Windows, Mac, WindowsMobile, iOS, Web.
Kapasitas data gratis: 7 GB.
Harga untuk tambahan kapasitas data: +20 GB ($10 / tahun), +50 GB ($25 / tahun) dan +100 GB ($50 / tahun).
Fitur utama: aplikasi editor via web untuk file yang berupa dokumen (Docs, Excel, Powerpoint dan OneNote).

SugarSync


SugarSync merupakan layanan komputasi awan lainnya yang cukup popular dan menjadi alternatif pilihan selain Dropbox. Dengan fitur utama yang sama seperti Dropbox dan lainnya yaitu Desktop Sync Clients, SugarSync lebih memberi keleluasaan dengan bebas menentukan folder mana yang akan disinkronisasikan.
SugarSync sangat menjamin proteksi dan keamanan data-data kita melalui sistem pengiriman file yang menggunakan enkripsi TLS (SSL 3.3). Selain itu juga SugarSync juga menyediakan layanannya ke lebih banyak platform mobile yaitu: iOS, Android, BlackBerry, WindowsMobile dan Symbian.
Platform yang didukung: OSX, iOS, Android, BlackBerry, WindowsMobile, Windows, Symbian, Outlook, Web.
Kapasitas data gratis: 5 GB.
Harga untuk tambahan kapasitas data: +30 GB ($4.99 / bulan atau $49.99 / tahun), +60 GB ($9.99 / bulan atau $99.99 / tahun) dan +100 GB ($14.99 / bulan atau $149.99 / tahun).
Fitur utama: proteksi dan keamanan data-data dengan sistem pengiriman file menggunakan enkripsi TLS (SSL 3.3).

Box


Box merupakan layanan komputasi awan yang lebih fokus untuk menangani kelas Business dan Enterprise IT. Tidak ada fitur Desktop Sync Clients untuk pengguna kelas Personal dan hanya memberikan kapasitas penyimpanan gratis sebesar 5 GB. Dengan target market Box untuk kalangan Business dan Enterprise tentunya fitur-fitur yang ditawarkan sangat kaya sekali. Mulai dari fitur kolaborasi dan berbagi data, administrator dan kontrol keamanan, hingga terintegrasi ke layanan salesforce.
Platform yang didukung: OSX, iOS, Android, BlackBerry, Windows, Web.
Kapasitas data gratis: 5 GB.
Harga untuk tambahan kapasitas data: Personal +25 GB ($9.99 / bulan) dan +50 ($19.99 / bulan), untuk kelas Business dan Enterprise bisa dilihat disini.

Amazon Cloud Drive


Sebuah layanan terbaru dari Amazon dan ikut meramaikan persaingan di komputasi awan, Amazon hadir dengan Amazon Cloud Drive. Walau terbilang baru, tetapi ACDrive (baca: Amazon Cloud Drive) cukup layak diperhitungkan didalam arena ini. Menyandang nama besar Amazon dan dengan dukungan layanan host data Amazon yang terkenal yaitu W3S tak pelak ACDrive bisa menjadi kuda hitam di dalam layanan komputasi awan. Mari kita tunggu pengembangan dari ACDrive selanjutnya.
ACDrive masih terkendala dengan tidak tersedianya fitur Desktop Sync Clients, tetapi anda bisa mencoba membuat sistem Desktop Sync Clients dengan trik berikut ini.
Platform yang didukung: OSX 6.0 (snow leopard), 7.0 (lion), Windows Vista, Windows 7, Web.
Kapasitas data gratis: 5 GB.
Harga untuk tambahan kapasitas data: +20 GB ($20 / tahun), +50 GB ($50 / tahun), +100 GB ($100 / tahun), +200 GB ($200 / tahun), +500 GB ($500 / tahun), +1000 GB ($1000 / tahun).